Ada “Bella Shofie Effeck” Pada Kontestasi Politik di Kab. Buru?

Keinginan untuk membawah  Nasdem menjadi Partai penguasa di Buru secara lantang disampaikan oleh Muhamad Daniel Rigan (MDR) saat dirinya dilantik sebagai ketua DPD. Pekikan untuk menggeser kekuasaan saat ini pada pemilihan 2024 nanty terbilang cukup berani. Tentunya untuk merealisasikan hal ini, segala infrastruktur dan suprastruktur politik harus disiapkan dengan begitu matang. Baik bagi MDR sendiri maupun Partai Nasdem.

————————————

“Kita lawan penguasa, kita punya dua kursi. Pemilu 2024 anda dengan saya. Saya suport habis semua caleg-caleg untuk Partai Nasdem” Daniel Rigan.

ForumMaluku.com-Beberapa waktu kemarin, ketua DPW Nasdem Maluku Hamdani Laturua melantik Muhamad Daniel Rigan sebagai ketua ketua DPD Nasdem Kabupaten Buru (13/11). Pasca pelantikan, Muhamad Daniel Rigan atau yang sering disapa dengan akronim MDR bersama sang istri Bella Sofie yang merupakan artis ibu kota rutin melakukan pembagian sembako ke beberapa desa.

Kehadiran MDR dalam pergolakan politik Kab. Buru cukup menyita banyak perhatian publik. Entah karena latar belakangnya sebagai pengusaha? Duluan mencuri start mendeklarasikan diri sebagai calon Bupati Buru pada Pilkada 2024? Atau sosok sang istri yang merupakan seorang selebritis?

Dari beberapa pertanyaan diatas, pertanyaan terakhir menjadi cukup menarik untuk didalami. Pasalanya, kalimat “Sudah Saatnya Rakyat Kab. Buru Merdeka” yang menjadi caption sebuah vidio penjemputan pengurus DPW Nasdem Provinsi Maluku dan Pengurus DPP dan diunggah oleh akun Instagram @bellashofie_rigan, menimbulkan banyak reaksi di platfroom media facebook.

Akun centang biru dengan followers berjumlah 2,2 juta ini diperkirakan dikelola oleh Bella Sofhie sendiri. Sebagai seorang selebritis, tentunya wajar-wajar saja ketika dia memiliki pengikut sebanyak itu. Lantas apakah dengan status sebagai selebritis juga turut mempengaruhi jumlah followers politik bagi suaminya dan partai Nasdem?

Selebriti Dan Politik

Hubungan antara selebriti dan politik dapat dilihat dari beberapa aspek. Aspek yang kita pakai kali ini dalam menerawang posisi Bella Shofie tentunya adalah aspek dengan tipe celebrity endorser. McCracken dalam Who is the celebrity endorser? Yang ditulis pada the journal of consumer research (1998) menjelaskan bahwa celebrity endorse adalah selebriti yang membentuk seorang calon yang ikut dalam pemilu untuk dilihat oleh publik. Selebriti membantu menambah penerimaan calon dengan calon pemilihnya. Endorsment dari selebriti diyakini dapat mempengaruhi sikap untuk memilih calon, presepsi terhadap kredibilitas calon dan intensitas perilakuh pemilih.

Caranya ini pernah dilakukan oleh Barack Obama. Sebelum Primary Elektion di Partai Demokrat untuk pemilu Presiden di Amerikat Serikat tahun 2008, Obama relatife tidak dikenal. Melalui celebrity endorment oleh Oprah Winfrey, Obama dengan mudah memasuki franternity of fame dan menguatkan dirinya sebagai penantang yang serius dalam kampanye. Opah Winfrey diyakini membuat pengaruh terhadap popularitas dan kredibilitas Obama dihadapan publik.

Banyak pandangan mengatakan bahwa, pasca orde baru, Indonesia telah mengalami perubahan perilaku pemilih. Kalau sebelum reformasi terjadi pemilih lebih condong berbasis aliran (Ideologi partai politik) dan sekarang lebih ke arah berbasis pada figur individu. Kondisi ini yang memungkinkan para selebritis yang telah memiliki modal popularitas memberikan effeck dalam dunia politik.

Keaktifan Bella Shofie mendampingi suaminya sebagai ketua partai dan bakal calon Bupati di Kab. Buru, mungkin juga akan memberikan dampak secara langsung bagi perjalanan politik suaminya dan Partai Nasdem itu sendiri. Tentunya hal ini tidak boleh dianggap sepeleh oleh partai-partai lainya yang ingin mempertahankan atau merebut kekuasaan pada kontestasi politik di 2024.

 

(Fm-01)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •