Penjelasan Ketua DPRD Dan Sekwan Bursel Terkait Pemberitaan Ahmadan Loilatu

Namrole-Baru-baru ini publik Buru Selatan (Bursel) dihebohkan dengan pemberitaan dari salah satu media online, tentang sikap Ahmadan Loilatu anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dari Partai Amanat Nasional yang malas berkantor dan memecat PTT.

Hadi Longa, Sekertaris Dewan Kabupaten Buru Selatan membantah mengenai tuduhan yang dilayangkan kepada Dani terkait pemecatan anggota PTT di kantor Sekretariat Dewan, menurutnya pemecatan itu wewenang pimpinan OPD bukan anggota DPRD.

“Informasi bahwa saudara Ahmadan memecat anggota PTT di Sekwan itu tidak benar, itu fitnah, hoax itu namanya. Mana ada seorang anggota DPRD bisa memecat PTT, itu kewenangan dari pimpinan OPD. Tidak ada itu anggota DPRD yang pecat pegawai” Terang Hadi Longa kepada Forummaluku.com saat dihubungi via telepon, Minggu (7/3/2021).

Ditempat terpisah, Ketua DPRD Buru Selatan Muhajir Bahta yang dikonfirmasi mengatakan bahwa informasi Ahmadan malas berkantor di DPRD Buru Selatan itu tidak benar.

“Ibunya sakit dan itu sudah sepengetahuan dan seijin saya selaku pimpinan DPRD. Jadi berita saudara Ahmadan malas atau absen dalam aktivitas di DPRD itu tidak benar,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Anggota DPRD yang akrab disapa Dani itu ketika dihubungi Forummaluku.com, via telepon mengatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar dan merupakan pembohongan publik.

Menurutnya, ada upaya yang dilakukan oleh oknum untuk merusak citra dan nama baik, serta membunuh langkah politiknya pada perhelatan Musda PAN Maluku mengingat dia merupakan salah satu calon Ketua PAN Buru Selatan.

“Pemberitaan itu merupakan pembohongan publik, saya tidak pernah melakukan hal sekeji itu, PNS merupakan urusan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bukan DPRD jadi saya tidak punya hak untuk melakukan pemberhentian pegawai. Ada oknum yang bermaksud menjegal saya pada perhelatan Musda jadi biarkan saja, selaku kader PAN saya mengutamakan etika dan moral dalam berpolitik” Ujar Dani kepada Forummaluku.com, Minggu (7/3/2021).

Dani juga mengatakan agar masyarakat dapat bijak dalam menyaring informasi, serta menghimbau kepada simpatisan dan konstituennya agar tidak terprovokasi apalagi sampai menempuh jalur hukum. Menurutnya, tindakan-tindakan tidak tercela seperti itu tidak patut untuk ditanggapi dengan serius.

Ketika disinggung mengenai jabatan Ketua DPD PAN Bursel Dani mengatakan bahwa apapun keputusan Musda akan ia terima dengan ikhlas.

“Selaku kader yang loyalis terhadap partai, apapun keputusan Musda nantinya akan saya terima dengan ikhlas” Terangnya

Sedangkan  Gusti Souwakil, Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Buru Selatan, mengatakan bahwa berita itu adalah fitnah. Menurutnya, Ahmadan merupakan kader PAN sejati dan memiliki prestasi politik serta pernah menjadi ketua tim pemenang yang mengantarkan Safitri Malik dan Gerson E. Selsily terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan periode 2020-2025. Wajar jika ada  serangan lawan politiknya.

“Itu adalah fitnah, ada motif politik dan pembunuhan karakter terhadap Ahmadan dalam perhelatan Musda PAN Maluku yang digelar. Karena Ahmadan merupakan kandidat kuat Ketua PAN Buru Selatan, “ Kata Gusti usai pembukaan Musda PAN Maluku di Kota Ambon, Sabtu (6/3/2021).

Ia melanjutkan, sebagai anggota DPRD Ahmadan juga tidak punya kewenangan untuk memecat ataupun memberhentikan PNS dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Buru Selatan seperti yang dituduhkan. menurutnya kewenangan mutasi atau memecat ada pada Bupati, bukan Ahmadan.

(fm-02)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.